Posted by: Fryana | December 15, 2009

Kampanye Negatif Anti Kelapa Sawit

COPENHAGEN- Untuk mengantisipasi sebuah laporan baru (“Laporan Kerusakan: Bagaimana Kampanye Negatif Menentang Kelapa Sawit Merugikan Masyarakat Miskin”) yang akan dikeluarkan dalam negosiasi PBB mengenai perubahan iklim minggu ini . Alan Oxley – Ketua dari LSM pendukung Kelapa Sawit World Growth dan pengamat dalam konfrensi Copenhagen mengeluarkan pernyataan sebagai berikut:

“Greenpeace dan Friends of the Earth saat ini melakukan kampanye gabungan untuk menentang Kelapa Sawit. Mereka menekan Negara berkembang untuk mengurangi bahkan menghilangkan konversi lahan yang dibutuhkan untuk perkebunan Kelapa Sawit. Penelitian menunjukkan bahwa tuduhan yang ditujukan kepada Kelapa Sawit adalah tidak benar dan tidak berdasar, serta terlalu melebih-lebihkan”.

(Catatan: baca tulisan di blog ini mengenai tuduhan dan fakta Kelapa Sawit)

Alan melanjutkan, “Laporan menunjukkan bahwa kemiskinan dan bukan Kelapa Sawit yang menjadi penyebab utama pembalakkan hutan dan hilangnya habitat Orangutan. Faktanya 2/3 pembukaan hutan dilakukan oleh masyarakat yang memiliki pendapatan rendah, karena mereka mencari makanan dan lahan untuk tempat tinggal. Untungnya Kelapa Sawit memiliki tujuan untuk merubah itu. Kelapa Sawit merangkul lahan yang belum berkembang sehingga memiliki kesempatan dan kemampuan untuk mengembangkan standar hidup dan ekonomi masyarakat tersebut. Hal ini dilakukan sehingga tidak ada lagi pembalakkan liar yang dilakukan oleh masyarakat tersebut”.

“Kelapa Sawit adalah industry minyak nabati yang paling ramah lingkungan dan berkelanjutan, menggunakan lebih dari sepersepuluh lahan yang dibutuhkan oleh tumbuhan lain untuk memproduksi jumlah minyak yang sama. Dan juga Kelapa Sawit juga hanya menggunakan sepertiga energy sebagai masukan (pupuk) dan juga mampu menyerap CO2”. Lanjut Alan.

“Dengan kredensial yang begitu memukau dan ramah lingkungan Kelapa Sawit seharusnya dipromosikan sebagai pemegang peran penting dalam strategi mengurangi emisi. Bukan dengan cara mengurangi atau menghancurkan produksi Kelapa Sawit, akan tetapi dengan merangkulnya lebih erat”.

-artikel dari world growth-


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: